Thursday, February 8, 2018

BUNDA BAU...

"Bunda... kenapa bunda tidak seperti emak-emak yang lain....?"
tiba-tiba saja pertanyaan itu meluncur dari mulut bungsuku setelah bermakmum denganku sore itu...
sedikit heran aku balik bertanya..."Bedanya dimana, dik?"
"iya beda... emak-emak yang lain itu pada hobi pake lipstik, bedak... juga parfum..."
katanya sambil menunjukkan gigi putih yang menghiasi senyumnya sore itu...
"emang kenapa bunda harus pake parfum???" tanpa merasa perlu menjawab langsung pertanyaan sebelumnya...
"apa bunda bau ya??" lanjutku lagi
"mmmm.. nggak sih.... gak seperti..." ragu dia menjawab.
"gak seperti siapa?"
"mmmmm.... nggggg... ituloh ada temen bunda yang pernah ketemu sama adek.. di agak..." gak berani dia melanjutkan kata-katanya... tapi hidung dan mulutnya nampak dikrenyitkannya, lucu...
"bunda bau ya dik?" tanyaku penasaran... soalnya selama ini justru mereka sering kali memelukku setiap ada kesempatan... nampak enjoy malah ketika mencium baju "dinas rumah"ku
si mbak yang sedari mengikuti obrolan kami mulai nimbrung..
"Bunda itu baunya hanya waktu-waktu tertentu... PAGI dan SORE hari... ketika selesai masak...." katanya cuek...
dan itu dibenarkan oleh si bungsu melalui senyumnya yang tambah lebar....
aduh nak.... kalo itu bunda gak bisa mengelak untuk membenarkan..
tapi herannya, selama ini mereka enjoy-enjoy aja memelukku... menciumku.... hampir tiap kesempatan malah...
ooookelah... sudah dua hari ini aku mengubah kebiasaan mandiku... biasanya mandi sebelum berangkat kantor.... ini mandi sebelum membangunkan mereka untuk sholat shubuh... saat aku sudah selesai menyiapkan sarapan pagi mereka...cepat-cepat pakai baju yang bersih... dan satu-satu kumasuki kamar mereka, mencium mereka dengan membisikkan.. QUM FA ANDZIR, WAROBBAKA FAKABBIR, WA TSIYAA BAKA FATHOHHIR (Bangunlah, lalu beri peringatan! dan agungkanlah Tuhanmu, dan bersihkanlah pakaianmu..) (QS.Al Mudatsir:2-4)

ternyata selama ini bunda terlalu percaya diri kalian peluk... hehe... ternyata kalian menahan "sesuatu" hehe...
iya deh... bunda upayain minimal di pagi hari sebelum kalian berangkat sekolah, kalian mencium wanginya bunda... (tapi tetap ya... wangi sabun atau wangi baju bunda... bukan wangi parfum... soale ayah suka bunda apa adanya.....oooops...salah ding.. perempuan dilarang memakai wangi-wangian, ada hadistnya ya nak)

tapi bunda minta "excuse" satu waktu aja... yaitu ketika kalian pulang sekolah... biasanya bunda masih sibuk di dapur... bunda belum selesai masak dan mandi ketika kalian pulang sekolah... jadi terima bunda apa adanya ya nak.... peluk bunda seperti biasanya.... pleaseeeee...

I love you , kids...



Monday, January 22, 2018

MERAJUT BARENG SISTER KECAMATAN SELEBAR KOTA BENGKULU



Kerajinan merajut banyak digandrungi kaum wanita saat ini, tidak ketinggalan pula ibu-ibu yang bermukim di Perumnas Betungan Asri, Kecamatan Selebar Kota Bengkulu.  Hal ini tampak pada antusiasme para ibu yang mengikuti pelatihan merajut.  Bertempat di rumah ketua Rw 002, para ibu belajar membuat taplak meja rajut.  Ibu Dra. Nur Choiriaty  kali ini bertindak sebagai instruktur yang memberikan pelatihan kepada sekitar 20 orang ibu rumah tangga yang hadir pada kesempatan tersebut.
Acara ini diadakan sebagai bentuk realisasi program Sekolah Ibu Salimah Terpadu (SISTER) yang merupakan program kerja pengurus Salimah terutama pengurus Pimpinan Cabang (PC) Salimah Kecamatan Selebar kota Bengkulu yang diketuai oleh ibu Marliza. Acara yang sekaligus launching SISTER Kecamatan Selebar ini diadakan pada pagi hari Sabtu, 13 Januari 2018 lalu. Diharapkan SISTER yang terbentuk akan memberikan kontribusi positif terhadap ibu-ibu rumah tangga  ke depannya.